Aspirasi Warga Menjadi Fondasi Utama Penyusunan RKPKampung Lumbo Tahun 2027
Pemerintah Kampung Lumbo secara resmi menggelar Musyawarah Kampung (Muskam) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kampung (RKPKampung) untuk Tahun Anggaran 2027. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kapitalau Lumbo pada hari Rabu 24 Juni 2026, ini menegaskan komitmen Pemerintah Kampung untuk menempatkan usulan dan kebutuhan nyata masyarakat sebagai dasar utama pembangunan.
Musyawarah ini dihadiri oleh Pemeritah Kecamatan Tagulandang Utara, Bpk Daniel Bawotong, SH. Bhabinkatibmas, Babinsa, Pendamping Kecamatan, Pendamping Desa, Pemerintah Kampung Lumbo, Majelis Tua-Tua Kampung Lumbo, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pendidikan, Unsur Perempuan, Perwakilan Pemuda.
Menyerap Suara dari Tingkat Bawah (Bottom-Up)
Dalam sambutannya Kapitalau Lumbo, menyampaikan bahwa penyusunan RKP tahun ini sepenuhnya mengadopsi pendekatan bottom-up. Artinya, setiap program yang diusulkan bermula dari rembuk warga di tingkat Lindongan yang kemudian disinkronkan di tingkat kampung.
dan menjelaskan bahwa seluruh masukan yang diterima akan dikaji secara cermat, disesuaikan dengan kemampuan anggaran, ketentuan peraturan yang berlaku, serta kewenangan kampung. Hasil penyusunan akhir nantinya akan ditetapkan menjadi dokumen resmi RKP Kampung Lumbo Tahun 2027 yang menjadi acuan seluruh pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat selama satu tahun ke depan.
"Kami ingin memastikan bahwa anggaran kampung tahun 2027 benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, karna warga masyarakat adalah kompas kami dalam bekerja," ujar Kapitalau Kampung Lumbo.
Transparansi dan Pengawalan Program
Ketua MTK Kampung Lumbo Bpk Jantje Weyke Makanoneng, menambahkan akan mengawal ketat hasil musyawarah ini agar tim penyusun RKP tetap konsisten terhadap skala prioritas yang telah disepakati.
"Kami mengapresiasi antusiasme warga yang hadir. Tugas kami selanjutnya adalah memastikan tim penyusun menyaring usulan ini secara transparan, mengingat adanya keterbatasan pagu indikatif anggaran yang kita miliki," jelasnya.
Acara musyawarah diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Bersama oleh Kapitalau Lumbo, perwakilan MTK, Pendamping Kecamatan, Pendamping Desa, Tokoh Pendidikan, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat.
Komentar
Posting Komentar